HERI KUSNADI ( 081919413345 )

Di mohon tinggalkan pesan dan komentar.

HERI KUSNADI ( 081919413345 )

Di mohon tinggalkan pesan dan komentar.

HERI KUSNADI ( 081919413345 )

Di mohon tinggalkan pesan dan komentar.

HERI KUSNADI ( 081919413345 )

Di mohon tinggalkan pesan dan komentar.


KLIK BISNIS USTAD YUSUF MANSUR

Minggu, 02 Desember 2012

Kota Bengkulu


Asal usul Nama
Bengkulu (bahasa Belanda: Benkoelen atau Bengkulen, bahasa Inggris: Bencoolen, bahasa Malaysia: Bangkahulu) bagian barat daya pulau Sumatera adalah sebuah provinsi yang terletak di Pulau Sumatera, Indonesia. Di sebelah utara berbatasan dengan Sumatra Barat, di sebelah timur dengan Jambi dan Sumatra Selatan sedangkan di sebelah selatan dengan Lampun

Bengkulu berasal dari bahasa Melayu-Jawi kata bang yang berarti pesisir kemudian terjadi pegeseran pengucapan berubah menjadi beng dan kulon berarti barat menjadi kulu [1]
[sunting] Sejarah

Di wilayah Bengkulu sekarang pernah berdiri kerajaan-kerajaan yang berdasarkan etnis seperti Kerajaan Sungai Serut, Kerajaan Selebar, Kerajaan Pat Petulai, Kerajaan Balai Buntar, Kerajaan Sungai Lemau, Kerajaan Sekiris, Kerajaan Gedung Agung, dan Kerajaan Marau Riang. Di bawah Kesultanan Banten, mereka menjadi vazal.

Sebagian wilayah Bengkulu, juga pernah berada dibawah kekuasaan Kerajaan Inderapura semenjak abad ke-17.

British East India Company (EIC) sejak 1685 mendirikan pusat perdagangan lada Bencoolen dan kemudian gudang penyimpanan di tempat yang sekarang menjadi Kota Bengkulu. Saat itu, ekspedisi EIC dipimpin oleh Ralph Ord dan William Cowley untuk mencari pengganti pusat perdagangan lada setelah Pelabuhan Banten jatuh ke tangan VOC, dan EIC dilarang berdagang di sana. Traktat dengan Kerajaan Selebar pada tanggal 12 Juli 1685 mengizinkan Inggris untuk mendirikan benteng dan berbagai gedung perdagangan. Benteng York didirikan tahun 1685 di sekitar muara Sungai Serut.

Sejak 1713, dibangun benteng Marlborough (selesai 1719) yang hingga sekarang masih tegak berdiri. Namun demikian, perusahaan ini lama kelamaan menyadari tempat itu tidak menguntungkan karena tidak bisa menghasilkan lada dalam jumlah mencukupi.

Sejak dilaksanakannya Perjanjian London pada tahun 1824, Bengkulu diserahkan ke Belanda, dengan imbalan Malaka sekaligus penegasan atas kepemilikan Tumasik/Singapura dan Pulau Belitung). Sejak perjanjian itu Bengkulu menjadi bagian dari Hindia Belanda.

Penemuan deposit emas di daerah Rejang Lebong pada paruh kedua abad ke-19 menjadikan tempat itu sebagai pusat penambangan emas hingga abad ke-20. Saat ini, kegiatan penambangan komersial telah dihentikan semenjak habisnya deposit.

Pada tahun 1930-an, Bengkulu menjadi tempat pembuangan sejumlah aktivis pendukung kemerdekaan, termasuk Sukarno. Di masa inilah Sukarno berkenalan dengan Fatmawati yang kelak menjadi isterinya.

Setelah kemerdekaan Indonesia, Bengkulu menjadi keresidenan dalam provinsi Sumatera Selatan. Baru sejak tanggal 18 November 1968 ditingkatkan statusnya menjadi provinsi ke-26 (termuda sebelum Timor Timur).
[sunting] Wisata Alam & Budaya

WISATA ALAM


1. Pantai Panjang

Lokasi pantai Panjang sekitar 3 km dari kota Bengkulu. Sekitar 7 km panjang pantai dengan 500m lebar dari jalan raya. Banyak transportasi umum yang menuju ataupun pergi dari pantai Panjang. Pohon Cemara yang rindang menghiasi sepanjang pantai. Hotel dan restoran juga banyak terdapat disana. Pantai ini juga memiliki fasilitas area parkir, kolam renang, cottage, dan lainnya yang mendukung wisata disana.

2. Pantai Pasir Putih

Pantai ini terletak dekat pelabuhan samudra Pulau Baii. Jarak sekitar 19 km dari pusat koa Bengkulu. Kondisi jalan menuju kesana sangat baik. Tempat ini dapat dicapai dengan kendaraan roda empat jenis apapun. Kondisi pantai sangat bersih dengan pasir pantainya yang putih dan pohon cemara yang tumbuh disekitarnya.

3. Pulau Tikus

Pulau ini terdiri dari satu pulau induk dan beberapa pulau-pulau kecil lainnya yang mengitari dan dengan karang-karang yang indah. Pulau tikus sangat cocok untuk wisata laut. Pulau ini dapat dicapai sekitar 1 jam dari kota Bengkulu dengan menggunakan kapal boat.

4. Danau Dendam Tak Sudah

Danau ini dikelilingi oleh perbukitan kecil, dengan bukit barisan sebagai latar belakangnya. Jaraknya sekitar 8 km dari pusat kota Bengkulu. Anggrek air Vanda Hookeriana tumbuh sepanjang danau. Ketika musim bunga anggrek tersebut membuat danau menjadi indah dan lebih sejuk.

5. Tapak Padri dan Pantai Jakat

Terletak sangat dekat dengan benteng marlborough dengan pemandangan laut yang indah. Tapak Padri dataran yang cukup tinggi sehingga kita dapat melihat matahari terbenam. Masyarakat sering berkunjung ketempat ini pada sorehari untuk melihat sunset.

6. Taman Hutan Hujan Tropis (Tahura)

Lokasinya sekitar 16 km dari pusat kota Bengkulu yang dapat dicapai oleh berbagai jenis kendaraan roda empat. Tempat ini biasanya digunakan sebagai tempat untuk area observasi dan temopat kemah dengan keadaan alam yang indah.


OBYEK WISATA KEBUDAYAAN BENGKULU


1. Benteng Marlborough

Benteng Marlborough dibangun oleh perusahaan india timur dibawah kepemimpinan gubernur Joseph Callet. The fort constitutes the strong fort Benteng Marlborough berdiri mengahadap selatan, dan memiliki luas 44,100 meter persegi. Benteng ini mempunyai bentuk bangunan abad 18, menyerupai kura-kura. Pintu utamanya dikelilingi parit yang luas dan dapat dilalui oleh jembatan. Menurut masyarakat sekiotar di benteng itu juga terdapat pintu keluar bawah tanah yang dulu digunakan pada waktu perang.

2. Rumah Pengasingan Bung Karno

Pada jaman koloni Belanda(1939-1942), Soekarno (Yang kemudian menjadi Presiden RI yang pertama) pernah diasingkan di Bengkulu. Selama dalam pengasingan Soekarno tinggal di rumah yang beralamat di Anggut Atas dan sekarang dikenal dengan jalan Soekarno-Hatta. Beberapa peralatan, sepeda, perpustakaan buku-buku, dan yang lainnya yang pernah dimiliki oleh soekarno disimpan didalam rumah ini. Selama tinggal di Bengkulu, Soekarno mendesain masjid, yang sekarang dikenal dengan Masjid Jamik (Jamik Mosque).

3. Parr and Hamilton Monuments

Parr Monuments terletak di depan Pasar Barukoto diseberang benteng Marlborough, sedangkan Hamilton Monuments terletak di Jalan Soekarno-Hatta. Monument ini dibangun oleh Inggris untuk memperingati kekalahan mereka di Bengkulu.

4. Museum Propinsi Bengkulu

Museum Bengkulu terletak di bagian selatan dari jalan utama kota Bengkulu, yaitu di jalan Pembangunan. Disini kita dapat melihat berbagai macam benda benda bersejarah. dan juga baju batik buatan Bengkulu yang dinamakan kain Besurek.

5. Rejang Lebong

Air Panas dan Air Terjun Suban. Terletak 6 km dari Curup yang dihubungkan oleh jalan aspal. dan terdapat air panas serta dua air terjun. oleh pemerintah dibangun berbagai macam fasilitas umum untuk menunjang pariwisata di sana.

6. Danau Pematang

Terletak 16 km dari Curup dan dapat dicapai dengan mudah dengan transportasi umum. Danau ini dikelilingi oleh perbukitan. Bukit Kabal Terletak 19 km dari Curup dengan jalan aspal yang menghubungkannya. Dengan tinggi sekitar 1,936 m diatas permukaan laut dengan keindahan alam yang menakjubkan.

7. Danau Tes

Terletak 51 km dari Curup di Kecamatan Lebong Selatan, Danau ini adalah danu terbesar di propinsi Bengkulu dengan jarak 3 km. dan digunakan juga sebagai pembangkit listrik tenaga air. Tempat ini juga biasanya sebagai tempat peristirahatan bagi turis untuk melihat panorama yang indah dan matahari terbenam.

8. Kolam Renang Tabarena

Terletak 4 km dari Curup yang dihubungkan oleh jalan aspal. Tabarena adalah kolam renang alam yang berada di sungai dengan airnya yang bersih dan dingin.

9. Air Terjun Kepala Curup

Terletak 29 km dari Curup dengan tinggi 100m. Dengan airnya yang segar dan sering dikunjungi oleh wisatawan.

10. Sungai Air Putih

Terletak di Tambang Sawah, sekitar 15 km dari Muara Aman atau 80 km dari Curup. Sungainya terdiri dari air panas dan air dingin.

11. Makam Sentot Alibasyah Terletak di Desa Bajak, Kecamatan Teluk Segara, Bengkulu.Sentot Alibasyah merupakan salah satu Panglima P.Dipenegoro yang dikirim ke Bonjol waktu perang Padri


OBYEK WISATA SPESIAL DI BENGKULU


1. Bunga Raflessia Arnoldy

Semasa Pemerintahan Inggris, Bunga ini ditemukan pertamakali oleh Sir Thomas Raffles dan Dr. Arnoldy di Dusun Lubuk Tapi pada tahun 1818. Bunga ini adalah bunga terbesar di dunia dengan diameter 100 cm. Bunga ini membutuhkan 6 sampai 8 bulan untuk tumbuh dan 15 hari setelah itu untuk berbunga. Keunikan dari bunga ini adalah tidak adanya akar, daun dan batang.Tumbuhan ini termasuk parasit kerena tidak adanya Klorofil dan haustoria. Bunga ini dapat ditemukan di : Taba Penanjung I dan III, 40 km dari kota Bengkulu. Pagar Gunung village I, II, dan III in Sub-bagian Kepahiyang. Talang Ulu, Curup, Rejang Lebong. Air panas Suban, Curup, Rejang Lebong. Taba Rena, Curup, Rejang Lebong. Dusun Lubuk Tapi, Bengkulu Selatan. Desa Talang Tais, Padang Guci, Bengkulu Selatan.

2. Bunga Kibut (Amorphopalus Titanuum)

Bunga ini sangat menarik dan cantik. Tidak memiliki batang dengan tetapi memiliki bunga yang tinggi sekitar 3 m dan kuat. Bunga ini tumbuh di sekitar Rejang Lebong mengelilingi Kepahyang, Bengkulu Utara, and Bengkulu Selatan.

3. Anggrek air Vanda Hookeriana

Berdasarkan ahli tanaman yang datang ke Bengkulu, anggrek air inihjanya terdapat di Danau Dendam Tak Sudah yang terletak sekitar 5 km dari kota Bengkulu. Beberapa macam anggrek liar dan alami lainnya dapat pula ditemukan di propinsi Bengkulu.

4. Berbagai macam kekayaan hutan yang dapat ditemukan di Bengkulu seperti Kayu Medang, Meranti, Rattan, Damar. Tanaman lainnya yang dibudidayakan oleh masyarakat adalah Minyak sawit, getah karet, kopi, durians, jeruk, sayuran ,dan lainnya.

5. Fauna : Beberapa macam hewan seperti macan, kijang, gajah, monyet, rangkong adalah hewan yang menempati hutan di propinsi Bengkulu.

6. Upacara Tabot

Tabot adalah upacara tradisional tentang kepahlawanan Hasan dan Husen, Mereka Mati dalam peperangan melawan orang-orang Yazid. Perayaan pertama kali dilaksanakan oleh Syeh Burhanuddin yang dikenal sebagai Imam Senggolo pada tahun 1685. Syeh Burhanuddin (Imam Senggolo) Menikah dengan wanita Bengkulu kemudian anak mereka, cucu mereka dan keturunan mereka disebut sebagai keluarga Tabot. upacara ini dilaksanakan dari 1 sampai 10 muharram (berdasar kalendar islam)setiap tahun.

7. Upacara Lainnya yang mengiringi Tabot

Upacara Mengambil Tanah, dilakukan dari 1 sampai 4 Muharram. Duduk Penjah, 5 Muharram. Menjara, 5 sampai 6 of Muharram. Anak Jari-Jari dan Sorban, 7 sampai 8 Muharram. Arak Gedang, 9 Muharram. Pembuangan Tabot, 10 Muharram.

8. Taman Laut

Taman ini terletak sekitar pulau Enggano.

9. Taman Nasional

Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) Terletak di Kecamatan Seblat sekitar 100 km dari kota Bengkulu. Taman Nasional lainnya terletak di Selatan Kaur, 80 km dari Manna. Taman ini merupakan bagian dari Taman Nasional Sumatera Selatan(TNSS I). Berbagai m,acam hewan dapat dijumpai di sana.

10. Taman Berburu

Gunung Nanu'ua, hutan yang masih alami yang terletak di pulau Enggano.Hewan yang dapat diburu adalah : banteng liar, bore (babi liar), kijang, monyet, dan beberapa lainnya. Semidang Bukit Kaba, terletak di Taba Penanjung dengan luas area 15,300 ha.

11. Elephant Training Center (ETC) di Seblat

Terletak di sebelah sungai Seblat, Putri Hijau, Bengkulu utara. Tempat latihan ini adalah salah satu dari tempat latihan yang ada di Indonesia(Way Kambas ETC, Lampung; Lhokseumawe ETC, Aceh; Sebangau ETC, Riau; Sebokor ETC, Sumatera Selatan). Untuk mencapai kesini dapat menggunakan kendaraan roda empat. terletak 132 km dari Bengkulu atau sekitar 3 jam perjalanan. Kita dapat melalui : Simpang Air Muring ke Desa Suka Maju, kemudian berjalan kaki sekitar 5 km. Dan Simpang Desa, Kota Bani, Suka Merindu, dan Suka Baru. Sayang sekali, jalur ini tidak dapat dilalui oleh kendaraan roda empat.
[sunting] Daftar Kabupaten
No. Kabupaten/Kota Ibu kota
1 Kabupaten Bengkulu Selatan Kota Manna
2 Kabupaten Bengkulu Tengah Karang Tinggi
3 Kabupaten Bengkulu Utara Arga Makmur
4 Kabupaten Kaur Bintuhan - Kaur Selatan
5 Kabupaten Kepahiang Kepahiang
6 Kabupaten Lebong Muara Aman
7 Kabupaten Mukomuko Mukomuko
8 Kabupaten Rejang Lebong Curup
9 Kabupaten Seluma Tais
10 Kota Bengkulu -
World / Indonesia / Bengkulu / Bengkulu
Coordinates: 3°48'25"S   102°17'2"E
Wikipedia article: http://id.wikipedia.org/wiki/Kota_Bengkulu

Kota Jambi


Kota Jambi adalah sebuah kota sekaligus merupakan ibu kota dari provinsi Jambi, Indonesia.

Kota Jambi adalah ibukota Provinsi Jambi dan merupakan salah satu dari 10 daerah kabupaten/kota yang ada dalam Provinsi Jambi. Secara historis, Pemerintah Kota Jambi dibentuk dengan Ketetapan Gubernur Sumatera No.103/1946 sebagai Daerah Otonom Kota Besar di Sumatera, kemudian diperkuat dengan Undang-undang No.9/1956 dan dinyatakan sebagai Daerah Otonom Kota Besar dalam lingkungan Provinsi Sumatera Tengah.

Dengan dibentuknya Provinsi Jambi tanggal 6 Januari 1948, maka sejak itu pula Kota Jambi resmi menjadi Ibukota Provinsi, dengan demikian Kota Jambi sebagai Daerah Tingkat II pernah menjadi bagian dari tiga Provinsi yakni Provinsi Sumatera, Provinsi Sumatera Tengah dan Provinsi Jambi sekarang.

Memperhatikan jarak waktu antara Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945 dengan dibentuknya Pemerintah Kota Jambi, tanggal 17 Mei 1946, terjadi dalam waktu yang relatif singkat. Hal ini jelas menunjukkan bahwa Pembentukan Pemerintah Otonom Kota Besar Jambi saat itu sangat dipengaruhi oleh jiwa dan semangat Proklamasi 17 Agustus 1945.

Meskipun menurut catatan sejarah, pendirian Kota Jambi bersamaan dengan berdirinya Provinsi Jambi (6 Januari 1957), namun hari jadinya ditetapkan sebelas tahun lebih dahulu, sesuai Peraturan Daerah (Perda) Kota Jambi No.16 tahun 1985 yang disyahkan Gubernur Kepala Daerah Tingkat I Jambi dengan Surat Keputusan No. 156 tahun 1986, bahwa Hari Jadi Pemerintah Kota Jambi adalah tanggal 17 Mei 1946, dengan alasan bahwa terbentuknya Pemerintah Kota Jambi (sebelumnya disebut Kotamadya sebelum kemudian menjadi Kota saja), adalah tanggal 17 Mei 1946 dengan Ketetapan Gubernur Sumatera No. 103 tahun 1946, yang diperkuat dengan UU No. 9 tahun 1956. Kota Jambi resmi menjadi Ibukota Provinsi Jambi pada tanggal 6 Januari 1957 berdasarkan UU No. 61 tahun 1958.

Geografis :

Kota Jambi dengan luas wilayah ± 205.38 km² (berdasarkan UU No. 6 tahun 1986), terletak pada kordinat :
01° 30’ 2.98" - 01° 7’ 1.07" Lintang Selatan
103° 40’ 1.67" - 103° 40 0.23" Bujur Timur

Koordinat tersebut menunjukkan keberadaan Kota Jambi yang terletak di tengah-tengah pulau Sumatera. Secara geomorfologis Kota Jambi terletak di bagian Barat cekungan Sumatera bagian selatan yang disebut Sub-Cekungan Jambi, yang merupakan dataran rendah di Sumatera Timur.

Ditilik dari topografinya, Kota Jambi relatif datar dengan ketinggian 0-60 m diatas permukaan laut. Bagian bergelombang terdapat di utara dan selatan kota, sedangkan daerah rawa terdapat di sekitar aliran Sungai Batanghari, yang merupakan sungai terpanjang di pulau Sumatera dengan panjang keseluruhan lebih kurang 1.700 km, dari Danau Atas - Danau Bawah (Sumatera Barat) menuju Selat Berhala (11 km yang berada di wilayah Kota Jambi) dengan kelebaran lebih kurang 500 m. Sungai Batanghari membelah Kota Jambi menjadi dua bagian disisi utara dan selatannya.

Kota Jambi beriklim tropis dengan suhu rata–rata minimum berkisar antara 22,1-23,3°C dan suhu maksimum antara 30,8-32,6°C (data tahun 2005).
Kelembaban udara berkisar antara 82-87%.
Hujan terjadi sepanjang tahun dengan musim penghujan terjadi antara Oktober-Maret dengan rata-rata 20 hari hujan/bulan, sedangkan musin kemarau terjadi antara April-September dengan rata-rata 16 hari hujan/bulan. Curah hujan sebesar 2.296,1 mm/tahun (rata-rata 191,34 mm/bulan).
Kecepatan angin tertinggi yang tercatat, berkisar antara 7-9 knot (1 knot = 1,8 km/jam).

Secara administratif berbatasan langsung dengan Kab. Muaro Jambi, Propinsi Jambi.
Kota Jambi memiliki 8 kecamatan dengan 62 kelurahan.
World / Indonesia / Jambi / Jambi
Coordinates: 1°36'56"S   103°36'8"E
Wikipedia article: http://id.wikipedia.org/wiki/Kota_Jambi

Sabtu, 01 Desember 2012

CERPEN(Cuma) Sekantong Gorengan ...


eramuslim - Seorang anak belasan tahun terduduk lemas di bawah pohon di pinggiran jalan.
Matanya yang sayu tampak tengah mengamati antrian mobil di sepanjang jalan Wijaya, Jakarta Selatan.
“Mobil-mobil mewah” pikirnya. Sejenak kuperhatikan matanya menerawang entah apa yang dipikirkannya,
namun yang kutahu pasti ia sangat lelah.
Itu bisa bisa dilihat dari seikat sapu lidi yang bertengger bersama tubuhnya di pohon rindang,
 juga seonggok sampah dalam sebuah keranjang besar.
 Kutahu, ia seorang penyapu jalanan yang setiap pagi tak pernah absen mengukur jalanan kota.

Tak kuasa rasanya kaki ini terus melangkah tanpa berhenti menyapanya.
Matanya yang sayu namun tajam itu seperti menusuk hati ini dan memaku kuat kaki-kaki ini untuk tak terus berlalu.
 Bukan, bukan mobil-mobil mewah itu yang membuatnya menerawang, aku yakin,
itu hanya pelampiasan satu rasa yang sampai pagi ini ditahannya.
 Dan kini, dari matanya, juga gerak lemah tubuhnya, aku bisa menangkap rasa yang tertahan itu.

“Sudah makan dik?” sapaku dengan senyum yang kupaksakan semoga menjadi yang termanis agar ia tak merasa sungkan atau takut.

“Belum ...”. Benar dugaanku.
Tubuhnya bergerak sedikit bergeser semakin merapat dengan pohon,
 namun matanya terus mengira-ngira siapa gerangan yang menyapanya.

"Ini, ambillah ...”
 sebungkus gorengan yang baru saja kubeli di Prapatan dekat lampu merah serta sebotol Aqua langsung menjadi miliknya.
 Seperti menggotong gunung terbesar di dunia rasanya jika aku terus mendekap makanan kecil
tersebut tanpa peduli rasa lapar yang ditahan anak itu.

“Nggak ... nggak usah ...” duh, ingin sekali hati ini menangis.
 Sudah pasti kutahu ia sangat lapar, tapi kenapa masih menolak pemberianku.
 Hmm, mungkin senyumku kurang manis, atau bisa jadi ia masih menangkap kekurang-ikhlasanku
menyerahkan sarapan pagiku kepadanya. Bisa saja, mata hatinya merasai beratnya tangan ini
saat terhulur bersama bungkusanku.
Bukan tidak mungkin ia mampu melihat lebih dalam niat yang tersembul bersamaan dengan uluran tangan ini,
yakni sekedar ingin mendapatkan pujian atau perhatian dari sekeliling.

Ah tidak. Takkan kubiarkan itu terjadi. Kulatih wajah dan bibirku untuk bisa memancarkan senyum terindah yang menyejukkan.
 Kurangkai betul-betul kalimat yang semestinya keluar dari mulut ini agar tak menakutkannya lagi,
 dan kuayun-ayunkan tangan ini seperti senam kesegaran jasmani yang entah sudah berapa tahun tak pernah kulakukan lagi,
agar tangan ini begitu ringan saat terhulur. Ahaaa ... hatiku berteriak, mungkin karena sudah lama aku tak melakukan senam,
 sehingga tangan ini semuanya menjadi kaku. Tapi ... bukan, bersedekah itu tidak ada kaitannya dengan rajin senam, olahraga,
 apalagi angkat berat. Berarti, untuk apa juga kulatih wajah dan bibirku tadi,
 dan bersusah payah merangkai kata layaknyak seorang pujangga tengah menyusun syair keagungan hanya
sekedar untuk menyodorkan sedekah.

“Ayo ... ambil saja ...” kali ini benar-benar kuperbaiki senyumku, juga uluran tangan yang lebih ringan.
 Tentu saja tanpa melakukan latihan-latihan terlebih dahulu.
 Karena ini sekedar mengulang satu hal yang sudah lama tak kulakukan.
Ya! ... hatiku berteriak lagi. Kutemukan jawabannya.
Masalahnya bukan soal wajah dan senyumku yang harus dipaksakan semanis-manisnya,
 atau sudah sekian lamanya tak bersenam tangan. Sesungguhnya, diri ini sudah lama tak merasai duduk bersama,
makan bersama dan berbagi dengan mereka, anak-anak yatim, fakir miskin, orang-orang yang lemah.
Tangan ini sudah lama tak terhulur untuk mereka,
bahkan seringkali wajah dan pandangan ini berpaling dari hentakan-hentakan kaki lapar mereka,
juga erangan penderitaan yang semestinya memekakkan telinga ini.

Kuulangi tawaranku, tapi kali ini sambil duduk disampingnya. Kalau saja pohon itu cukup untuk berbagi sandaran,
 tentu aku akan bersandar pula dengannya, sekedar untuk membuatnya nyaman, bahwa aku adalah dia,
dia adalah bagian dari aku. Itu saja intinya. Untungnya, pohon itu terlalu kecil untuk tempat berbagi,
 karena sesungguhnya, saat ini aku tidak lebih membutuhkan sandaran itu. Cukuplah itu untuknya,
 aku tak ingin merebut lahan kesejukannya. Mungkin saja, selama ini hanya pohon itulah tempatnya bersandar,
 memperdengarkan keluhannya, menempelkan peluhnya, dan sesekali menjadi bantal tidurnya.

Ia sangat tahu, seandainya pohon itu memiliki tangan, pastilah kehangatan pelukannya senantiasa dirasai.
Tapi bukankah Tangan-Tangan Allah bertebaran dimana-mana? Saya yakin,
keyakinan itulah yang menjadikannya terus bersandar di pohon ciptaan Allah itu, karena ia tahu,
 kapanpun, dimanapun ia memasrahkan diri, Allah selalu disana. Bersama orang-orang yang lemah,
 memeluk anak-anak yatim, dan sangat dekat dengan fakir miskin.

Tanganku masih terhulur. Ia tak segera menyambutnya. Hanya keraguan yang menyemburat dari wajahnya.

“Kalau saya ambil ini, mas makan apa?” Degg. Kali ini aku tak ingin menangis. Ingin sekali kupeluk dia.
 Aneh rasanya, di zaman seperti ini, saat banyak orang tak peduli lagi dengan kepentingan orang lainnya,
 diwaktu manusia yang satu menginjak manusia yang lainnya untuk kepentingan pemuasan perutnya sendiri,
dikala semakin punahnya orang-orang yang mau memikirkan nasib orang lain. Eh, anak ini,
 yang aku ikhlaskan sarapan pagiku karena aku masih bisa membelinya lagi, malah berbalik memikirkan ‘nasib’ku.
 “mas makan apa?” terbayang nggak sih ...

“Sudah ... saya bisa beli lagi. Ini buat adik,” Senyum diwajahnya memancarkan rasa syukur yang tak tergambarkan,
 meski hanya sekantong gorengan dan sebotol Aqua. Tanpa lupa mengucapkan terima kasih, ia menyambut hangat tanganku.

“Aku yang berterima kasih sama kamu dik. Kalau kamu tidak menerimanya,
entah kapan lagi kesempatan terbaik ini datang lagi kepadaku.
 Mungkin tangan ini akan semakin kaku sehingga semakin sulit terhulur.
 Wajah dan pandangan ini bahkan bukan lagi sekedar berpaling saat kehadiranmu,
 tapi justru tak lagi melihat meski tangismu bagai halilintar didepan hidungku.
 Kaki-kaki ini tak lagi berhenti untuk sekedar mencari tahu, apa yang tengah terjadi denganmu hari ini.
 Dan tak ada lagi senyum keikhlasan dari hati ini untuk bisa duduk bersama denganmu”.
 Aku teruskan langkahku tanpa menoleh kebelakang,
ungkapan rasa syukurku terus terngiang mengiringi kelegaan dada yang tiba-tiba saja kurasakan,
entah karena apa.




Diary Heri Kusnadi



Cinta,,
     Bagiku adalah sebuah misteri, cinta juga bisa dikatakan sebuah awal dari terbitnya sebuah cerita, cinta tak ubah nya sebagai hayalan belaka, cinta bisa datang dan pergi begitu saja, banyak orang mengatakan cinta itu buta, cinta itu dosa, cinta itu rasa ingin memiliki, cinta itu ya sejenis perasaan yang tak dapat di sangka-sangka datang nya. Tapi, bagiku cinta itu segalanya. ada banyak cinta di dunia ini, seperti cinta gila, cinta palsu, cinta mati, cinta sejati, cinta rasul  yang dikarang  dan di miliki oleh sang penyair lagu. Mungkin anda akan menjadi lebih berpikir jika ku katakan cinta yang hidup di zaman sekarang adalah cinta yang mengutamakan nafsu belaka, seperti yang ku gambarkan pada kehidupan anak muda sekarang. Tanpa ucapan cinta laki-laki tidak akan bisa menggandeng si wanita, tanpa ucapan cinta wanita pun gak dapat menggaet lelaki kaya, cinta yang hidup di zaman sekarang adalah cinta yang telah hilang arti ke asliannya. Anda boleh setuju atau pun tidak dengan pernyataan diatas tadi.
Namun,,
      Bagaimanapun kehidupan cinta pada zaman sekarang aku tetap berpikiran positif padanya, karena cinta yang ku utara kan tadi menurutku adalah segalanya. Aku mempunyai banyak pengertian cinta, tergantung kemananya kita mau mengartikan cinta itu, sesuai dengan situasi, kondisi, letak katanya, gunanya. Ada cinta hamba kepada tuhannya, ada cinta manusia kepada rasulnya, ada cinta anak kepada orang tuanya dan ada pula cinta yang lahir dari sepasang anak muda yang begitu tulusnya. Tapi, terkadang aku goyah dengan kata-kata cinta setelah mendengar tutur dari beberapa pendapat temanku, “cinta itu bagaikan syair yang bisa di jual dan begitu mahal harganya”, tanpa di hiraukan lagi keasliannya, manusia sekarang sudah membajak arti cinta dan keaslian cinta itu. Dengan cinta si hidung belang merayu wanita, dengan kata cinta berjutaan uang di dapatkan oleh artis-artis ternama di negeri ini yang dengan cara memberi kata cinta di syair lagunya, dengan kata cinta seseorang meniduri kekasihnya, dengan kata cinta seseorang di beri pekerjaan, dengan kata cinta kepada rakyatnya seseorangpun bisa duduk di kursi empuk.

Suka,,
     Kata ini banyak di jumpai dan di dengar sebelum seseorang menyatakan cinta, suka adalah kata yang tidak begitu jauh maknanya dengan cinta. Cuman terkadang seseorang tidak berani bertindak apa-apa sebelum keluarnya kata cinta itu, karna kata suka belum begitu menyatakan seseorang benar-benar punya kemauan yang serius untuk mendapatkan sesuatu. “Aku suka kamu,,,,,? misalnya.. sang objek tidak akan berani langsung mengambil kesimpulan dari kata suka yang di lontarkan oleh subjek.. dia masih meragukan keseriusan kata-kata itu sebelum di lontarkan olehnya kata cinta.
Benci,,
      Itu adalah kata-kata seseorang yang hampir habis kuasa untuk menahan amarahnya, benci bisa di lontarkan manusia di saat dia mengalami suatu peristiwa yang tidak ia harapkan. Tapi, ada sebagian dari kalangan anak muda memberi makna dari kata benci seperti benar-benar cinta... wah,, istilah yang keren. Di kamus besar bahasa indonesia benci dapat di artikan suatu ungkapan yang melampiaskan rasa kesal kepada seseorang atau sesuatu.
Hari itu,,
Aku duduk termangu di bawah sebuah pohon yang rindang, sambil memikirkan arti dan penjelasan dari kata-kata cinta, suka dan benci.. karena semua itu jujur ku katakan aku sudah pernah mengalami dan bisa di bilang sering mendapatkan hal itu. Agak sedikit sombong aku berani bilang aku sudah terlalu sering melontarkan kata-kata cinta kepada wanita, suka pun lebih sering lagi. Aku adalah seorang anak muda yang pada umurku sekarang sudah bisa di kartegorikan bujang tua di desaku, karena sudah tradisi di desa ku anak mudanya yang seumuranku udah punya pasangan hidup ”menikah”. Tapi aku tidak iri dengan mereka,, karena bagiku menikah itu adalah sesuatu yang tidak bisa kita samakan dengan pacaran. Seumuran denganku yang masih melajang alias kerennya belum laku,, sih masih ada, tapi tidak begitu banyak lagi. Dan itu pun mereka lagi nunggu musim kawin tentunya. Karena musim kawin akan terjadi sekitaran menjelang puasa atau lebaran. Pada masa itulah aku akan di hadiah kan banyak undangan party mereka. Aku pun tidak seorang pengangguran yang tok nya pengangguran loh. Aku adalah mahasiswa di salah satu perguruan tinggi di negeriku. Selain kuliah aku juga udah banyak memiliki pengalaman kerja karena aku di kenal orang yang malas dengan kata malas-malasan. Kalau di isi ke riwayat hidup ku yang istilah kerennya di tulis di daftar Curiculum Vitae ku udah gak muat lagi ampe lima halaman untuk menulis pengalaman kerja ku. Dari kerja yang paling bawah sampai kelas atas, dari kerja yang paling memalukan sampai kelas bergensi, dari kelas yang tak mungkin pun sampai mungkin semuanya udah ku geluti.. kalau ku terangkan semua disini aku takut di remehin atau ntar malah di bilang sombong. Yang jelas kerja kasar pernah dan kerja halus pun pernah.


Besoknya,,,
Aku sendiri di kamar... mau tau gak aku lagi ngapain!!!
Aku suka dengan game,, di waktu suntuk aku selalu main game.. ada banyak koleksi game di laptop ku. Ada pertualangan, perlombaan, dan banyak lagi yang gak mungkin ku sebutkan satu persatu,, ntar malah membuat anda berpikiran jelek pada ku.
Aku juga suka baca buku, novel, pelajaran, cerpen, koran, dan buku-buku motivasi tentunya. Seperti bukunya mas ipho santoso lengkap di kamarku. Aku suka ikut seminar-seminar walau pun uang registrasinya yang biasa menguras dompetku. Tapi kusadari setelah mengikuti seminar aku akan mendapatkan perubahan.. ya,,, tak lain dan tak bukan yang jelas berubah jatah belanja seminggu harus hemat... hahahha...
Aku tinggal satu keluarga, dengan kedua orang tuaku,, walau pun bapakku bapak tiri, tapi jika ada yang bilang macam-macam tentang dia aku akan marah. Karena aku tak merasakan dia sebagai bapak tiri yang di gemborkan orang yang jahat ama anak tirinya. Sekilas tentang bapak kandungku dia udah meninggal dunia, dua tahun yang lalu di hitung dari aku menulis ini. Di rumah ku ada ibu, bapak dan 3 adik seibu ku, Aku yang paling tua. Aku sangat menyayangi mereka, salah satunya yang paling bungsu adalah wanita.
Desa itu...
45 kilo meter jaraknya dari ibukota, tapi walaupun desa alias dusun yang di bilang kawanku tapi aku sangat bangga, karena desaku ibukota kecamatan loh.... malah kantor camatnya pun dekat dengan rumahku. Aku dilahirkan 24 tahun yang lalu di desa ini. Aku sekolah dasar (SD) dan menengah pertamanya (SMP) juga di sini. Setelah tamat sekolah menengah pertama aku baru di beri kepercayaan untuk merantau di kota, aku jadi anak STM loh.... sangat di banggakan seusiaku udah berani merantau.. yach walaupun cuman berjarak 45 kilo meter dari desaku. Tapi aku tinggal di kosan, masak sendiri, nyuci sendiri, seperti lirik lagunya sang penyanyi dangdut yang aku lupa namanya, karna ku jujur kurang menyukai lagu dangdut.
Di cerita ini sekarang aku udah duduk di bangku STM loh,,,, tapi cerita ini belum di mulai.


Diriku,,,
Dengan tinggi 160cm,, berat badan 53kg,, rambut lurus hitam tegak-tegak ukuran 121,, kulit putih,, hidung sedikit mancung,, alis mata tebal,, kumis tipis selalu memakai baju kaos di dalam kemeja sekolah.. tas sandang paha,, sepatu adidas,, kaos putih menggandeng buku besar satu,, melenggang memasuki pekarangan STM. Jujurku akui aku ganteng dimasa itu, PD habis,, selalu menonjol di kelas, anak pramuka penegak laksana yang camping selalu jarang mandi.. tapi pintar masak. Di STM aku gak mengharapkan peringkat seperti halnya waktu di sekolah dasar dan menengah pertama yang selalu juara kelas. Di STM aku hanya mengharapkan nilai ku hitam semua,,,, jujur ku akui selama sekolah aku gak pernah mendapatkan cabe di rapotku. Itu lah sekilas tentang aku.







15tahun,,,
Pada usia inilah aku baru mengenal istilah pacaran,, tapi sih sekedar ngambil nama doank, ku punya target adek kelas ku. Nama nya Lidia (nama samaran) Ku dekati dia, dia menjauh,, ku ngomong ama dia,, dia hanya diam... tapi wajar loh kalau kita pikir di zaman sekarang dia itu pada waktu itu baru beberapa bulan dari tamat sekolah dasar,, hahahah.. aku mengutarakan kata yang ku jelaskan di awal tulisan ini kepadanya melalui teman dan surat, pada waktu itu si sule belum iklan tampil di promosi kartu AS loh.. belum ada hand Phone dan jaringan khususnya di desa ku. Udah banyak surat yang ku kirimkan untuk Lidia, malah udah berulang-ulang kali aku membeli kertas surat yang khusus untuk surat cinta. Aku mendapatkan jawaban iya dari teman nya... katanya dia mau menjadi pacarku,,, tapi ku akui ini hanya baru cari nama pacaran. Hubungan kami berjalan selama 1,5 tahun.. tapi ya itulah namanya zaman cinta monyet,, gak ada isinya. Duduk berduaan di bangku depan kelas nya hanya diam membisu seperti lagunya 30 menit itu,,,, diam tanpa kata, senyum-senyum gak jelas, selalu aku yang bicara, yach cucoklah. Tolong di garis bawahi itu cinta monyet. Gak seperti lirik lagunya cinta pertamanya sanny si artis kita yang nikah di negeri seberang. BCL
16tahun,,,
Aku baru duduk di STM,, bosan juga. Seperti yang kujelaskan tadi aku telah tinggal di ibukota dan tinggal ngekos. Maklum zaman masih belum begitu modern, tanpa alat komunikasi bagai mana hubungan kami menjadi semakin baik. Waktu berduaan sama dia aja aku hanya mendengar kata IYA,, atau kata TIDAK dari mulutnya... only that... ya hanya itu. Apalagi sekarang tinggalnya udah jauhan.. hanya Tuhan lah yang tahu. Pada waktu inilah PERSELINGKUHAN atas nama cinta terjadi,,,,, waw makin seru nich. Hahaha,,, siapa yang gak mau,,, ada gadis manis yang memberi respon padaku. Di tulisan ini sengaja semua nama-nama yang ada dalam tulisan ini tidak ku sebutkan nama aslinya,, gak pakan?
Perselingkuhan,,,,,,
Pertama pun terjadi, ya kata teman-teman dia okey, cantik, manis, polos lagi.... namanya meisya (juga nama samaran), aku menangkap sinyal baik darinya, mau tau dari mana aku tau ada sinyal darinya?,, yach cowok mana yang gak ngerespon di ajak jalan ma dia, meskipun jalan di dalam desa. Sekedar tau aja,, di desa ku jaringan satelit radio nya amat kuat, maksudku sesuatu yang baru pasti mudah beredar beritanya dari mulut kemulut. Semua berawal dari responnya padaku, dia sangat berani untuk menyatakan mau minjam sesuatu padaku,, pembaca jangan curiga dulu. Ceritanya aku waktu itu punya camera manual bernama tistel apalah namanya itu,,,,  kalau sekarang sich dah keren dengan istilah camdig alias camera digital. Dia bilang mau beli filmnya.. waktu itu kalau gak salah lebaran mungkin, aku agak kurang-kurang ingat juga, dan aku yang ngawanin beli filmnya, istilah jaringan satelit radio yang tadi tuh ya disini,, karena berboncengan lewat di tengah pasar. Sekilas, pasar di tempatku tidak begitu besar cuman pada setiap hari kamis dan sabtu ada pasar tradisional yang di sebut pasar balai. Karena kejadian itu,, maksudku perjalananku di dalam area pasar dengannya aku jadi bahan pembicaraan ibuk-ibuk dan teman-temanku. Ya istilah kerennya sekarang udah masuk di siaran insert atau silet lah... tanggung kepalang tanggung,, kata itu pun keluar dari mulutku untuk si dia (meisya), yaitu C.I.N.T.A .  dari pada cuman di gosipin mendingan asli loh,, kan kita dah dapat respon dari dia.
Dia,,,
Secara garis besar nya.. bertubuh ramping, suka tersenyum, rambut lurus, kulit putih, senyumnya manis, cantik, pada waktu itu berbaju kaos yang lagi mode untuk gadis yang warnanya belang dua warna seperti perment apalah itu sekarang. Dia juga baru tamat sekolah dasar (SD) dan duduk di kelas 1 Sekolah menengah pertama (SMP) di desaku. Dia tinggal dengan keluarganya yang anaknya teman akrabku.
Photo bareng,,
Itulah trend pacaran zaman itu, gak pacaran namanya kalau gak da poto berdua bareng do’i. Potonya di gunting kecil pas ukuran dompet, masukin deh ke tempat poto di dompetku. Yach kurasa pada saat itu pacarannya ya ngambil nama doank,, masih ja berharap di gosipin inilah,, itulah,,, hingga pada waktunya tiba. Orang tuaku (nyokap) ku tau kalau aku pacaran ama dia, dan di buktikan karena tak sengaja poto di dompetku terlihat olehnya. Oh ya,,, aku sama Lidia statusnya masih pacaran loh,,, hahaha,, hampir lupa, kisahku dengan si lidia pun gak tau akhirnya, karena aku dah ngerasa ngecewain dia,, yang tentunya dia belum tentu loch ngerasa gitu!!! Kan yang jelasnya aku yang suka atau cinta ma dia. Sejak aku jalan bareng ama meisya dan kelihatan ama orang tuanya si lidia itulah aku berpikir untuk mengakhiri hubunganku dengan lidia. Gak ada kata putus dalam hubungan kami tapi berakhir begitu saja.
Putus,,,
Begitulah kisah cinta keduaku dengan meisya,, entah kenapa karena semua berawal dari photo di dompetku mungkin.. benar sekali, setelah nyokap ku tau bahwa aku sedang menjalin hubungan dengan si meisa, nyokap ku senyum nyindir padaku,, aku bingung, koq nyokap senyumnya aneh gitu ke aku. Aku pun nanya kenapa nyokap senyumnya gitu, gak suka ya ma hubungan kami.. nyokap tersenyum lagi, dan menampakkan ketawa kecilnya. Bukannya gak boleh, tapi bokap tau gak kau pacaran ama si meisya, nyokap balik nyerang aku dengan pertanyaan tuh. Aku geleng aja, karena memang bokap blum tau dengan hubungan kami. Nyokap pun nyahut dan bilang, gek kalau bokap kau pulang, tanyain ma dia tentang si meisya biar gak da salah paham. Aku tetap ja masih bingung dengan apa yang terjadi waktu itu. Mau langsung nanya ke bokap, kebetulan bokap blum pulang.. yach penasaran deh. Habis kejadian tuh, aku selalu deg-deg kan.. ada apa sich dengan meisya, dengan tanpa rasa bersalah dan takut terjadi apa-apa, aku langsung aja ngajak meisya ketemuan. Kami ketemuannya di belakang kantor camat, aku sich ngobrolnya biasa saja, seolah-olah gak kan terjadi sesuatu yang tak di inginkan. Aku mulai membuka cerita,, dan semuanya kami lewati dengan gembira ria, gak da yang beri tanda-tanda sesuatu yang buruk akan terjadi. Karena semakin asiknya kami ngobrol, aku coba untuk menanyakan sesuatu yang masih membuatku penasaran. Mei,,, tadi nyokap ku lihat poto kita di dompet abg,, kayak nya ada yang di sembunyiin tentang meisya ke abg, dia suruh abg tanya langsung ke bokap, emang nya adek kenal sama bokap abg?.. meisya balik nanya ma aku,, emang bapak abg yang mana, koq meisya gak tau.. aku pun jawab dengan sejujurnya, lengkpa semuany data ku kasih tau padanya. Setelah semua ku jawab, dia dengan lembut bicara, bg,, kita masih keluarga dekat, tapi mei gak tau seberapa dekatnya hubungan keluarga kita. Setelah tau tentang itu kami berdua pun pulang, rasa penasaranku masih tinggal beberapa persen lah di otakku, di rumah aku ketemu ama bokap, dan tanpa rasa takut karena ketahuan pacaran aku langsung menanyakan tentang meisya ke dia. Aku tertunduk lesu mendengar jawaban bokap ternyata aku dan meisya adalh keluarga dekat, dan menurut garis keluarga, kami tidak di perbolehkan untuk menikah,, tapi nyokap menyela, kalau cuman pacaran ja kalian boleh koq... sedih tapi lucu ja yang kurasakan. Aku tertunduk kesal karena aku telah jatuh hati benaran pada meisya. Jadi ingat ama lagunya the virgin,, cinta terlarang!!! Keesokan harinya setelah kami tau, kami pun sepakat untuk mengakhiri hubungan kami, walaupun di hati berat untuk menerima kenyataan pahit itu.
BERSAMBUNG

Senin, 16 Januari 2012

DEFINITION OF liens, mortgages & Fiduciary


1. Pawn:
Definition one.1:
rights obtained by creditors on an item that moves given to him by the debtor or another person on his behalf to ensure a debt. additionally, authorizes the creditor to get reimbursement of such articles terebih advance of alternative creditors, except price|the value|the price} to auction off product and therefore the cost to keep up it and therefore the prices that has to take precedence.
1.2 Properties of the lien:
1. Lien is for moving objects each tangible and intangible.
2. Lien is accesoir that means of the agreement are additionally to the principal to stay the debtor was negligent to not pay the debt back.
3. The existence of fabric properties.
4. Terms inbezieztelling, it means that pawning things should be out of power to convey a pledge, lien or alternative lien transferred from the donor to the lien holder.
5. the correct to sell on power alone.
6. Right of preference in accordance with article 1130 and article 1150 of the Criminal Code
7. Liens can't be divided means that some liens won't be removed with paid partly by mortgage debt so remains connected over the total issue.
1.3 Object pledge:
All objects move and essentially are often pawned, each moving objects tangible and intangible within the type of varied rights to get payment of cash, specifically tangible debentures to bearer, at sight, and on coma.

1.4 Rights of lien holder:
1. Entitled to sell mortgaged objects of its own power
2. Entitled to compensation within the type of the price of bailing out mortgage objects.
3. the correct to carry things till there's redemption hutangdari lien debtor.
4. Entitled to own a reference.
5. Entitled to sell the mortgage to the intermediary objects judges
6. The permission of the decide fastened mortgage master objects.

1.5 Liability pawnee:
1. Paragraph one of Article 1157 of the Criminal Code civil lien holder is liable for the loss of the pawned product costs that occurred over negligence.
2. Penal Code Article 1156, paragraph two is obliged to notify suppliers if the products mortgage lien sale.
3. Paragraph one of Article 1159 of the Criminal Code beranggung liable for the sale of products pawnshop.
4. Kewaijban pledge to revive the article if borrowers pay off their debts.
5. Fiduciary obligation to auction things.

1.6 abolishment of lien:
1. Agreement subject
2. Loss of pawning things
3. Execution
4. Lien holder has voluntarily releasing liens
5. Mortgage holders have lost power over the article lien
6. Abuse bodies pledge.


2. Mortgages
Definition two.1:
The right material for the article doesn't move to require the flip from it for a perutangan perlunasan.
2.2 Nature of mortgages:
1. Is accesoir
2. Is zaaksgefolg
3. Precedence over the fulfillment of alternative receivables relies on paragraph two of the Criminal Code section 1133-1134
4. Its object the objects stay
2.3 Objects mortgages
1. below article 509 of the Criminal Code, Article 314, paragraph four industrial code, and Law no. twelve year 1992 on shipping.
2. Law range fifteen year 1992 on the flight.
2.4 variations liens and mortgages:
1. Lien should be amid an announcement of power over the mortgaged product, whereas the mortgage isn't.
2 Pledged clear if the pawned product modified hands to a different person, whereas the mortgage isn't, however follow the article whereas the article TEAP transferable to a different person.
3. One item is rarely loaded quite one lien, though not prohibited, however some mortgages are jointly charged on high of 1 object is already a normal circumstances.
4. The existence of liens are often proved by all styles of proof which will be used to prove the fundamental agreement whereas the agreement is evidenced by an authentic deed mortgages.


3. Fiduciary
Definition three.1:
Letter of agreement between debtor and creditor accessors whose content delivery of property rights in trust for the debtor's movable assets to creditors.
3.2 Fiduciary Warranty:
1. consistent with Law no. forty two in 1999 1angka article 1:
The transfer of trust with a provision that the correct diahlikan possession and management stay with the owner of the article.
2. Article one paragraph two UUJF:
The right coverage for moving objects each tangible and intangible and doesn't move significantly buildings which will not be burdened with mortgages that stay on top of things of fiduciary giver as collateral for bound uatang perlunasan, which provides most well-liked standing to the giver of fiduciary against alternative creditors.
3.3 variations with Fiduciary Fiduciary Warranty:
Fiduciary could be a method of transfer of possession rights whereas jamian fiduciary could be a guarantee given within the type of fiduciary.
3.4 Object Fiduciary Warranty:
The object of all one thing that would have shifted each the registered and unregistered moving or not moving which can't be burdened with mortgage or mortgages.
3.5 voidance of warranty Fiduciary:
1. abolishment of debt secured by the fiduciary
2. waiver of the debtor's fiduciary
3. destruction of objects that become the article of fiduciary
4. Konkorndansi:
1. a good basis for finding out the words
2. User guide for menemulan the verses within the Bible
3. Index, list, alphabetical headword of a book or work of a author closest context.
to more detail visite this  http://clickpro.co.uk/url.php

Building Your Mailing List

Improve Usability of the merchandise url product Your web site Build Your Mailing List with Downloads A mailing list is that the lifeblood of your on-line business in http://www.learninterviewtips.com
 The previous adage "money is within the list" cannot be true enough - if you have got a target list of prospects to contact when you have got a replacement product, you'll be able to save lots of promoting efforts to your existing list of targeted prospects. you actually will build a targeted list of prospects who have an interest in your product by giving a relevant download on your web site. As an example, let's look into a really smart example - apple.com. once you download the free iTunes and Quicktime software from their website, they're going to raise you to fill out an optional name and email type so they'll send you offers on songs that you simply can buy via - guess where - iTunes! indeed, you are doing not got to provide such a "heavyweight" download like full-feature software like iTunes product url. you'll attract prospects equally well with some quality free sort of a straightforward report, free wallpapers, and so on. what's necessary is that your download offers enough worth to prospects who are going to be willing to grant his / her own email address to induce it. However, slapping along an easy download and putting a link on your web site won't be enough to draw in qualified prospects. you ought to do some homework so as for your lead-generating mechanism to figure well for you. 1st of all, you want to place your download type clearly on your web site. Preferably, dedicate a page for it and a link to the page url that product from the other page of your website. That way, no means your guests cannot notice the download page, and once they do, you'll get a number of them converted into your prospects! additionally, you have got to place very little effort into promoting your download. justify and describe the values ​​of download, and why your guests ought to download. you may assume why would anyone need to depart this world a freebie, however most of your guests are going to be too lazy to require the trouble to download as a result of most of their downloads simply sit on your arduous disk collecting virtual dirt. it's then necessary to indicate your guests why they ought to download your freebie. [Insert Your Resource Box Here